SELAMAT DATANG DAN TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI WEBSITE KAMI

Rabu, 25 April 2012

Burgess : Sekarang Terserah Ducati


Jeremy Burgess, kepala mekanik Valentino Rossi menjelaskan bahwa semuanya sudah di utarakan oleh Valentino Rossi. Kelebihan atau kekurangan Desmosedici GP12 sudah dianalisis dengan baik oleh Valentino Rossi. Sekarang tinggal Ducati, apakah mau menuruti atau tidak.

"Sekarang terserah Ducati, dan apa yang saya liat adalah wajah kecewa dari Valentino.”

“Pembalap lain bisa menunjukkan bahwa mereka bisa lebih baik dari Valentino sekarang tetapi visi Valentino adalah untuk berada di barisan podium, sementara yang lain hanya melakukan sebaik yang mereka bisa dan memetik hasil yang layak. Valentino hanya fokus untuk podium”.
“Di Qatar, top speed Ducati menunjukkan jika Ducati menang di dalam trek lurus sejauh 200m, tetapi anda harus kehilangan 200m pertama yang artinya anda juga kehilangan banyak akselerasi di tikungan”.

“Ketika akhir tahun 1980 saya juga terlibat dengan top-speed Honda, dan kemudian kami pindah ke mesin 2 tak big bang pada tahun 1992 , dan kami kemudian berhasil mengatasinya sehingga akselerasi pada semua sektor dapat didapatkan”. (alasan kenapa Rossi lebih suka big bang)

“Di Qatar ketika Valentino mengeluhkan soal mesin, itu adalah pertanda bagus, karena ia tidak mengeluhkan masalah sasis. Untuk membuat motor yang baik anda perlu memaksimalkan baik ketika keluar masuk tikungan dan trek lurus antara tikungan. Trek lurus utama hanya ada satu kali dalam satu lap. Sisanya adalah di mana anda bisa membuat jarak atau melewati pembalap lain.”

Seperti yang kita ketahui, Ducati dan para kru kepercayaan Rossi terlibat perang urat syaraf. Ducati yang ingin mempertahankan filosofi mereka dan Valentino Rossi yang kecewa dengan pengembangan yang dilakukan Ducati.

Menarik untuk kita simak perubahan apa yang sudah dilakukan Ducati pada race akhir pekan nanti, mengingat Ducati sudah menyegel 2 mesin, padahal mereka baru saja memasuk race perdana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar