SELAMAT DATANG DAN TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI WEBSITE KAMI

Selasa, 10 Juli 2012

Rossi : Kalau Stoner tidak jatuh, Saya tetap nomor 6




SACHSENRING, GERMANY
Balapan Sachsenring kemarin, Rossi berjuang hingga akhir untuk mendapatkan posisi ke 6, setelah Rossi mencoba bersabar di urutan 8,9,10. Setelah Stoner terjatuh, otomatis Rossi naik 1 peringkat ke posisi 6. Namun Rossi mempunyai komentar berbeda tentang urutannya saat finish kemarin.

“Balapan hari ini sedikit lebih baik. Akhir pekan ini, kami fokus membuat setup seperti yang kami gunakan di Barcelona dan Estoril, dengan tujuan meminimalisir masalah pada ban belakang,”

“Meski kenyataannya, kami tak punya banyak waktu untuk mencobanya di lintasan kering, namun hasilnya cukup efektif. Settup ini membuat saya bisa menjaga konsistensi kecepatan hingga akhir balapan,”

“Saya merasa tidak punya cukup kecepatan untuk meninggalkan rombongan, jadi saya bersabar dan menunggu waktu yang tepat untuk menyerang. Dan pada akhir-akhir balapan, saya hampir mampu melewati mereka semua,”

“Saya juga mencoba keras dengan Bradl. Namun, saat saya hampir melewatinya, bendera kuning dikibarkan karena Stoner terjatuh. Saya pun terpaksa mengendurkan gas, meski saya merasa bisa melewatinya (Bradl),”

“Finis di urutan enam merupakan hasil terbaik kami di lintasan kering, jadi kami akan terus mempertahankan setup ini. Gap dengan Honda memang masih sangat besar, tapi dengan Yamaha, hari ini cukup dekat. Yang utama adalah, saya kini bisa mempertahankan kecepatan hingga akhir,” tutupnya.

Marshall Kembali Menjadi Sasaran

Fenomena Marshall kembali mendapat sorotan media, setelah komentar pedas Stoner setelah balapan kemarin.
"Sangat mengecewakan, para marshal tidak mau membantuku untuk menunggangi sepeda motorku dan kembali ke lintasan. Padahal, mereka mau membantu para pembalap lain untuk bangkit setelah terjatuh dari motor mereka," curhat Stoner.

Ini bukan pertama kali Stoner mengungkapkan kekesalannya kepada marshall, musim lalu tepatnya saat race di Le Mans, Stoner juga dibuat cemburu karena Marshall lebih memilih menolong Valentino Rossi dahulu sebelum menolong dirinya.

Sebelum kejadian kemarin, marshall juga menjadi pelampiasan nafsu Jorge Lorenzo yang kecewa di bawa jatuh oleh Bautista pada seri sebelumnya. Tanpa berkata apa-apa Lorenzo langsung melemparkan sarung tangannya ke tubuh marshall.

Jika kita kilas baik, dan andai saja mereka mencontoh kepada senior Valentino Rossi yang begitu dekat dengan para marshall. Karena marshall dan pembalap sejatinya harus bekerja sama dengan baik. Kenapa? ya karena siapa lagi yang akan menolong para pembalap ketika terjatuh. :)